Search for:

Memiliki kartu kredit memang MEMPERMUDAH kita dalam melakukan transaksi keuangan (Baca juga : apa itu kartu kredit?). Kartu ini dapat menyatukan berbagai jenis tagihan seperti air, telpon, dan listrik dalam satu billing. Tidak hanya kebutuhan primer, kartu kredit juga dapat membantu mengelola kebutuhan sekunder seperti nongkrong bersama teman dan belanja online di olshop terbaik dan terpercaya.

Modus Kejahatan Kartu Kredit

Tahukah Anda banyak kejadian penipuan dan pencurian data kartu kredit yang telah terjadi. Apakah Anda telah mengerti bagaimana cara menjaga keamanan kartu kredit yang Anda miliki? Ada berbagai tindak kejahatan yang melibatkan kartu kredit sehingga muncul tagihan – tagihan yang tidak sah dan merugikan para pemegang kartu. Modus kejahatan yang paling terkenal adalah phising, skimming dan link palsu.

Phising adalah modus kejahatan kartu kredit di mana penipu menyerang targetnya dengan menelpon dan mengaku sebagai pihak bank. Skiming adalah tindakan pencurian data kartu kredit yang ditempel di mesin ATM / EDC sehingga dapat menyalin seluruh informasi yang terdapat dalam kartu kredit. Dan modus terakhir adalah penyebaran website aspal (asli tapi palsu) yang meminta informasi kartu kredit dan data pribadi Anda.

Ketiga modus kejahatan kartu kredit tersebut hanyalah beberapa kreasi para penjahat untuk mencuri uang dari korbannya. Disinilah kita harus WASPADA! dan AWAS! agar jangan menjadi korban. Kita harus mengenali modul yang sering dilakukan oleh para pelaku dan kita juga harus mengenal bagaimana sistem keamanan standar dari kartu kredit.

Inilah beberapa cara menjaga keamanan kartu kredit yang telah saya praktikan dan selama 5 tahun ini telah berhasil menyelamatkan saya dari berbagai tindak kejahatan online. Selamat membaca.

Cara Menjaga Keamanan Kartu Kredit

1. Gunakan PIN

Salah satu pertanyaan yang selalu ditanyakan oleh kasir adalah, “PIN atau tanda tangan Pak?”. Apabila Anda menjawab tanda tangan, sebaiknya Anda baca seluruh artikel ini sampai habis karena Anda tidak sadar bahwa itu adalah tindakan spontan yang berbahaya bagi keamanan kartu kredit Anda.

Penggunaan PIN sangat disarankan untuk transaksi offline karena mayoritas pelaku kejahatan telah berhasil memalsukan tanda tangan pemilik asli. PIN adalah metode pengamanan kartu kredit yang paling kredibel sampai saat ini. Selama Anda tidak menggunakan tanggal lahir ataupun tanggal yang mudah ditebak, ada banyak kombinasi yang harus ditebak oleh para pelaku dan memerlukan banyak usaha dan waktu.

2. Tandatangani kartu kredit

Terdapat ruang pada bagian belakang kartu kredit dan Anda dihimbau untuk menandatanganinya. Hal ini penting mengingat bahwa kasir akan mengecek kesesuaian tanda tangan pada bill dan bagian belakang kartu kredit. Kasir akan mempertanyakan apabila tanda tangan pada bill dan bagian kartu kredit berbeda. Jadi amankan kartu kredit Anda dengan membubuhkan tanda tangan pada bagian belakangnya.

3. Aktifkan OTP

Kode OTP (One Time Password) merupakan salah satu cara mengamankan transaksi pada kartu kredit Anda. Popularits OTP menanjak karena dianggap paling aman dalam melakukan transaksi online. OTP aktif secara otomatis setiap kali Anda membuat transaksi dan berupa set angka yang dikirimkan via SMS ke nomor telepon. Angka inilah yang harus dimasukkan ke dalam layar transaksi dalam waktu yang telah ditentukan. Jadi, aktifkan fitur OTP ini kalau kartu kredit Anda sudah support. Kalau belum? Tutup aja kartunya!

4. Aktifkan Notifikasi SMS

PIN dan OTP merupakan metode pencegahan tindak kejahatan kartu kredit, sedangkan notifikasi SMS merupakan kolaborasi antara pencegahan dan pengobatan. Setiap kali ada transaksi, berhasil atau gagal, sistem akan mengirimkan informasi melalui SMS kepada Anda. Apabila ada transaksi yang terjadi tanpa sepengetahuan Anda, segera telepon call center dan minta pemblokiran kartu. Setelah itu, minta penggantian fisik kartu agar pelaku kejahatan tidak bisa lagi coba menerobos informasi kartu kredit Anda.

5. Lindungi CVV / CVC

Kode CVV / CVC adalah tiga digit Anda yang terletak di belakang kartu kredit Anda. Saya rasa semua pemilik kartu kredit mengetahui keberadaan angka ini. CVV dan CVC sebenarnya sama saja karena hanya dibedakan oleh penerbit kartu kredit. VISA menggunakan istilah CVV, sedangkan MasterCard menggunakan istilah CVC. Seseorang hanya perlu nomor kartu, masa berlaku, dan CVV untuk berhasil melakukan transaksi online. Jadi jangan pernah memberikan informasi kartu kredit Anda kepada orang lain.

6. Jangan Percaya

Tips menjaga keamanan kartu kredit ini masih berkaitan dengan nomor 5. Simpan dan awasi terus kartu kredit Anda. Jangan sampai kartu kredit Anda terlepas dari pandangan. Salah satu kebiasaan “buruk” pemilik kartu adalah menitipkan kartu kepada waiters setelah makan di restoran. Yang pernah ngacung #sayapernah. Tidak berburuk sangka, tetapi kejahatan muncul karena ada niat dan peluang bukan? Dengan menitipkan kartu kredit, maka waiters berpeluang untuk mengambil informasi kartu kredit Anda loh.

7. Periksa Tagihan

Kalian dapat memeriksa tagihan kartu kredit melalui surat yang dikirimkan ke kantor atau rumah, tetapi beberapa penyedia kartu seperti Bank Mandiri, BCA, HSCB, dan MEGA telah menyediakan aplikasi untuk mengecek seluruh tagihan Anda secara online. Anda harus memeriksa seluruh tagihan minimal sebulan sekali sehingga Anda aware terhadap seluruh tagihan yang masuk. Dengan melakukan hal ini, Anda juga akan berkontribusi positif terhadap uang yang bisa Anda tabung (Baca juga : Menggunakan metode SMART Goals untuk membuat tujuan finansial)

8. Pakai Dompet Anti RFID

Ini adalah cara menjaga keamanan kartu kredit yang paling mutakhir. Bukan bermaksud sombong, tetapi saya sudah menggunakan dompet anti RFID sejak saya menonton video RFID Scanner Credit Card Theft dari Blockr. Intinya dari video itu adalah penjahat dapat mencuri informasi kartu Anda dengan menyentuhkan handphone ke dompet Anda. Wow bukan? Anda bisa membeli dompet RFID di Shopee atau Tokopedia dengan harga ratusan ribu.

Kesimpulan

Sikap hati – hati dan waspada terhadap keamanan kartu kredit, tidaklah semudah yang saya bayangkan. Selalu update pengetahuan Anda terhadap berbagai modus penipuan yang semakin canggih. Dengan membentuk sikap dan kebiasaan yang baik terhadap kepemilikan kartu kredit, kita akan terhindar dari berbagai macam tindak kejahatan.

Semoga informasi ini bermanfaat. Jangan sungkan untuk tinggalkan pertanyaan di kolom komentar. Share dan subscribe channel ini sehingga terus dapat berkembang. See you.

Author

Write A Comment

18 − 12 =

Pin It