Apa itu wealth management? Apakah Anda tahu salah satu legenda tinju dunia, yaitu Mike Tyson. Mike Tyson pernah dinobatkan sebagai raja tinju dunia di kelas berat selama 20 tahun tanpa pernah bergeming sekalipun.

Dengan seluruh kesuksesan tersebut, kekayaan Mike Tyson dikabarkan mencapai $400 juta atau setara Rp 4 Triliun pada tahun 1998. Kekayaan tersebut diperolehnya dari sejumlah pertandingan bergengsi.

Namun semua ini berubah pada tahun 2003. Sidang kepailitan dilangsungkan dan diputuskan bahwa total utang Mike Tyson mencapai $23 juta atau setara Rp 230 miliar.

Pertanyaannya adalah : kemana uang yang selama ini telah diperoleh Mike Tyson? Kita mungkin pernah mendengar kisah yang mirip dari para pengusaha dan artis dari tanah air. Kemungkinan besar hal ini tidak akan terjadi apabila mereka merencanakan keuangan dan menerapkan wealth management dalam hidupnya.

Apa itu Wealth Management?

Dikutip dari Investopedia.com, wealth management adalah layanan konsultasi keuangan dan penyediaan produk keuangan lainnya untuk melayani kebutuhan nasabah prioritas. Hal ini adalah sebuah proses konsultatif di mana penasihat memberikan informasi dan strategi untuk membantu klien mencapai tujuan finansialnya.

Jadi pada dasarnya wealth management adalah jasa untuk membantu kita mencapai tujuan keuangan.

Apabila Anda memutuskan untuk menggunakan layanan wealth management dari suatu pihak, maka Anda akan diminta untuk mengisi kuisioner yang harus diisi secara jujur. Pertanyaan dalam kuisioner melingkupi penghasilan, pengeluaran, jumlah utang, profil risiko serta tujuan keuangan. Semua hal tersebut perlu dikemukakan dengan apa adanya dan tidak boleh ditutup – tutupi.

Kenapa harus terbuka? Seperti seorang dokter yang akan kesulitan untuk membuat diagnosa penyakit yang diderita apabila pasien berbohong. Demikian juga layanan perencana keuangan yang menjadi bagian dari wealth management. Ahli wealth management ibarat seorang dokter untuk memeriksa kondisi keuangan Anda. Apakah kondisi keuangan Anda sehat atau tidak.

Sejarah

Istilah wealth management baru mulai populer beberapa tahun belakangan. Namun penggunaan kata ini sudah dipakai sejak awal tahun 2000an. Bahkan layanan wealth management sudah ada sejak manusia mengenal alat tukar uang.

Sebagai contoh, kegiatan mengelola keuangan seseorang secara holistic telah dikenal sejak abad 17 di Eropa. Perkembangan ini tidak lepas karena London dan Paris yang menjadi pusat keuangan. Bahkan kita mendengar istilah LIBOR sampai saat ini. Hal ini semakin mengukuhkan posisi London sebagai pusat keuangan dunia.

Pada saat itu, private banker menyediakan layanan keuangan untuk anggota kerajaan yang melakukan ekspor – impor. Private banker membuat produk penyimpanan deposito, memberikan pinjaman, serta menyediakan mata uang asing.

Lalu di Amerika kita mengenal Wall Street, yang telah mempopulerkan istilah wealth management sejak abad ke 19. Sedangkan Indonesia baru mengenal layanan wealth management ini pada abad ke 20. Bisa dikatakan Indonesia telah tertinggal 100 tahun dalam bidang mengelola kekayaan.

Penyedia Jasa

Pada umumnya, layanan wealth management ditawarkan oleh perbankan seperti bank BUMN dan bank swasta. Walaupun begitu, jasa wealth management juga banyak ditawarkan oleh asset management, asuransi, independent finansial advisor, investment banking, dan kantor akuntan.

Sebagai contoh, layanan wealth management Bank Mandiri berupa Mandiri Prioritas dengan saldo tabungan sebesar Rp 1 Miliar. Contoh lain adalah wealth management RBN (Royal Bank of Canada) yang melayani orang – orang kaya di Canada, US, dan 34 negara lainnya.

Cara Memilih Wealth Management

Apabila Anda ingin memilih lembaga keuangan yang menyediakan jasa wealth management, terdapat beberapa hal yang dapat Anda lakukan, yaitu :

  1. Datang. Mendatangi sebanyak mungkin lembaga keuangan dan perbankan yang memberikan layanan wealth management.
  2. Cek background. Nama besar dari institusi bukanlah jaminan bahwa kita akan mendapatkan konsultan yang kompeten dan berpengalaman luas. Kita perlu melakukan background check atas nama perencana keuangan yang disodorkan. Pastikan dia telah memiliki latar belakang pendidikan formal dan sertifikasi yang sesuai.
  3. Bertanya. Salah satu pertanyaan penting yang wajib Anda ajukan adalah biaya yang harus dikeluarkan untuk layanan wealth management tersebut. Pastikan Anda mendapatkan manfaat dengan harga yang sesuai untuk mencapai tujuan finansial di masa depan.

Salah satu tips dalam memilih jasa wealth management adalah memastikan bahwa lembaga tersebut memiliki layanan keuangan yang lengkap. Selain itu, apakah mereka juga menawarkan jenis investasi riil seperti rumah dan peluang usaha prospektif.

Ciri layanan wealth management yang baik adalah tidak fanatic terhadap produk mereka sendiri. Jangan sampai mereka hanya menawarkan produk deposito berjangka atau asuransi saja. Pilihlah lembaga yang dapat menawarkan layanan wealth management secara komprehensif dalam seluruh aspek perencanaan keuangan.

Kesimpulan

Dari seluruh pembahasan mengenai apa itu wealth management, maka tim ngurusduit.com mengambil kesimpulan :

  • Wealth management adalah layanan konsultasi yang dapat menjual jasa keuangan untuk memenuhi kebutuhan klien.
  • Konsultan wealth management adalah profesional yang memiliki kompetensi di bidang keuangan. Mereka dibayar atas jasa tersebut.
  • Klien mendapatkan saran yang komprehensif dari layanan wealth management untuk mencapai tujuan keuangannya.
  • Layanan wealth management sangat cocok untuk individu yang memerlukan beragam kebutuhan finansial.
Author

Write A Comment

ten + fifteen =