Strategi Bisnis Masa Pensiun – Bisnis kini tidak lagi diperuntukkan dan dikenal di kalangan anak muda, tetapi juga dapat digunakan bagi kita yang sedang mempersiapkan kegiatan di masa pensiun. Secara umum, di masa pensiun orang selalu berandai – andai untuk beristirahat secara penuh atau menghabiskan waktu di rumah bersama keluarga, terutama anak cucu. Namun, jika kita melihat keadaan pensiunan saat ini, sungguh disayangkan jika kita tiba – tiba off begitu saja. Banyak orang yang terkena post power syndrome atau tidak betah karena tidak ada kerjaan dirumah. Memang pada awalnya, tidak melakukan apa – apa akan terasa menghibur dan menyenangkan. Tetapi dalam waktu beberapa bulan, hal tersebut akan terasa sangat membosankan.

Para ahli telah bersepakat strategi investasi saat pensiun dan mengatakan bahwa sayang sekali jika para pensiunan tidak melakukan apa – apa di rumah. Yang disayangkan adalah asset tidak nyata, seperti relasi bisnis, pengalaman, gelar, dan pengaruh yang telah kita perjuangkan selama bekerja akan menjadi tidak berarti apabila kita memutuskan untuk mundur dan menghilang. Kita akan benar – benar menjadi nol saat itu juga. Maka keputusan untuk berbisnis merupakan persiapan masa pensiun yang sangat tepat. Hanya saja kita tidak boleh terlalu memaksakan diri dan mengambil risiko yang terlalu besar.

Mungkin kita dapat mencoba beberapa strategi bisnis, terutama untuk kamu yang menjelang usia pensiun, berikut ini :

#1 Mulailah dengan apa yang kita suka

Memang benar pada saat pensiun itu sangat rawan dengan post power syndrome. Ini adalah suatu penyakit yang banyak dialami para pensiunan karena mereka merasa gelisah, tidak aman, bingung, taku dan khawatir karena tidak ada lagi kesibukan yang kita miliki. Jika ini dibiarkan terus menerus, dikhawatirkan akan memiliki pengaruh buruk terhadap kesehatan kita. Oleh karena itu, memulai bisnis merupakan strategi bisnis pensiun yang sangat tepat. Apabila kita suka menyukai bunga, maka kita dapat mulai berkebun. Apabila kita suka pergi memancing, maka kita dapat membuka kolam pemancingan. Mari kita mulai gali apa yang kita suka.

#2 Memanfaatkan relasi

Salah satu asset terpenting ketika kita memasuki masa pensiun adalah relasi yang sangat banyak. Bisnis yang telah kita buka dapat kita promosikan ke seluruh kenalan kita. Ajaklah mereka memancing di kolam kita apabila mereka sedang senggang atau pergi berlibur. Atau mungkin kita dapat mengajak dia ngopi bareng di kedai kopi yang baru – baru ini kita buka. Apabila kita telah membuka party planner, kita dapat meminta relasi kita untuk menggunakan jasa kita untuk menyelenggarakan pesta pernikahan mereka. Ini adalah contoh bahwa jaringan relasi dapat kita manfaatkan untuk membuat bisnis kita tumbuh pesat.

#3 Jangan memasang target yang tinggi

Pada saat kita dalam usia produktif, kita dapat memiliki target pencapaian karena memang masa depan masih panjang dan kita masih memiliki tenaga dan semangat untuk mengejarnya. Target akan membuat kita menjadi terpacu untuk terus bekerja. Namun, kita tidak ingin bukan target membayang – bayangi bahkan setelah kita pensiun. Hal ini tidak akan berjalan baik karena tentunya kita ingin lebih rileks. Walaupun kita telah membuka usaha, kita tidak perlu memasang target yang terlalu muluk, seperti target penjualan, target pasar dan lain sebagainya. Biarkan bisnis tumbuh secara alami dan tetap lakukan apa yang bisa kita lakukan. Tidak perlu terlalu memaksakan diri.

#4 Manfaatkan pengalaman yang telah kita bangun

Selain umur bertambah, keahlian dan pengalaman kita yang telah memasuki masa pensiun pasti sangatlah matang. Asset ini dapat kita gunakan untuk memulai bisnis di usia pensiun. Apabila kita memiliki kelebihan dalam mengajar, maka sebaiknya kita memulai lembaga bimbingan belajar, lembaga training serta merekrut guru untuk membantu kita mengajar training di usaha yang telah kita dirikan. Jika kita memiliki keahlian di bidang marketing, kita dapat menawarkan jasa kita untuk membuat media publikasi kepada perusahaan – perusahaan yang kita kenal. Pengalaman dan keahlian ini haruslah kita manfaatkan untuk masa depan kita.

#5 Jangan menjalankan bisnis sendiri

Tidak semua pengusaha menjalankan usaha yang mereka miliki. Mereka pasti mengerti tentang usaha tersebut, tetapi kebanyakan pengusaha sukses tidak menjalankan sendiri perusahaannya. Walaupun kita berencana untuk menjadi pengusaha sebagai strategi bisnis masa pensiun, tidak berarti kita harus menjalankan semuanya sendirian. Kita harus berencana untuk merekrut orang – orang yang akan kita pekerjakan untuk menjalankan bisnis terseut. Disini kita tidak dibatasi oleh usaha yang sesuai bidang pekerjaan kita saat ini karena yang menjalankan bisnis tersebut adalah orang lain. Kita dapat memilih bidang apa saja, bahkan apabila kita tidak mempunyai pengalaman di bidang tersebut. Namun sebaiknya bisnis ini tetap memiliki perencanaan, target serta pengembangan ke arah yang serius. Tentunya kita juga tidak dapat berpikir untuk santai – santai saja karena pastinya sudah banyak pesaing di luar sana.

Berdasarkan riset ngurusduit.com, langkah yang tepat untuk kita yang ingin menjalankan bisnis secara kompetitif adalah merekrut orang – orang yang handal dan terbukti berprestasi di bidangnya. Pastikan kita merekrut pimpinan dari tim terbaik di perusahaan lain karena pastinya dia merupakan orang yang tepat. Tidak mungkin dia jadi pimpinan apabila dia jadi leader, dan tidak mungkin juga dia jadi pimpinan apabila dia tidak dipercaya pimpinan di perusahaan sebelumnya. Apabila kita berhasil menggaet pimpinannya, pasti dia akan bisa mengajak anggota – anggota timnya yang lama sehingga perusahaan akan berkembang dengan cepat.

Berdasarkan konsep strategi bisnis masa pensiun tersebut, kita sebaiknya tidak terlibat bisnis secara langsung. Kita perlu meluangkan waktu untuk memilih dan merekrut orang – orang yang tepat, yang punya kemampuan dan dapat dipercaya jika tidak ingin kehilangan bisnis tersebut. Orang yang punya kemampuan susah dicari dan akan menjadi fondasi bagi bisnis kita, tetapi lebih sulit lagi mendapatkan orang yang dapat dipercaya karena berhubungan langsung dengan eksistensi dan keuntungan bisnis atau perusahaan.

Apakah kamu adalah pensiunan atau orang yang telah memasuki masa pensiun? Coba share strategi bisnis masa pensiunmu di sini ^_^.

Author

Write A Comment

1 + fourteen =