Melakukan tindakan meminjam sejumlah dana sendiri memang sudah dilakukan sejak lama oleh masyarakat, di mana pinjaman ini sendiri menjadi salah satu solusi terbaik pada saat dibutuhkan. Pinjaman dapat diperoleh dari mana saja, dimulai dari teman, keluarga, koperasi, bank bahkan dari aplikasi pinjaman online. Beberapa alasan dari masyarakat terpaksa harus melakukan peminjaman ini karena mengalami kondisi tertentu yang sangat mendesak. Belakangan ini banyak sekali masyarakat yang lebih memilih untuk melakukan pinjaman online yang memiliki beberapa kemudahan dan dirasa lebih cepat. Ada beberapa pengamat yang melakukan perbandingan pinjaman online dengan pinjaman offline yang memang memiliki perbedaan dalam berbagai macam aspek yang diberikan oleh kedua cara peminjaman tersebut.

Perbandingan Pinjaman Online Dan Pinjaman Offline

Nominal Kredit

Ada beberapa perbandingan pinjaman online dengan pinjaman offline yang perlu dipahami agar masyarakat dapat memilih tempat peminjaman terbaik untuk mereka. Pada perbandingan pinjaman melalui online dengan offline sendiri hal pertama yang membedakan adalah jumlah nominal pinjaman yang akan diberikan. Pada pinjaman offline, sebut saja bank, akan memberikan total peminjaman yang sangat tinggi tergantung dengan jaminan yang diberikan. Tentu saja hal ini sangat berbeda dengan pinjaman online yang memiliki batas nominal peminjaman. Jika memang membutuhkan sebuah pinjaman dengan jumlah yang besar, lebih baik memilih melalui pinjaman bank dengan menggunakan sebuah jaminan.

Bunga Atas Pinjaman

Untuk perbandingan pinjaman online dan offline yang kedua adalah dari bunga yang diberikan oleh pihak penyedia pinjaman. Untuk pinjaman dari offline atau bank sendiri biasanya akan memberikan bunga yang bersaing dengan bank lain, ini dikarenakan pihak bank harus mengikuti suku bunga yang sudah ditetapkan. Sedangkan untuk pinjaman online sendiri akan memberikan bunga yang rendah agar tidak terlalu memberatkan masyarakat yang melakukan peminjaman. Pada dasarnya peminjaman semuanya akan diberikan jangka waktu untuk membayarnya, di mana dalam pinjaman di bank akan mendapatkan denda atau pinalti jika tidak membayar tepat waktu, namun pinjaman online sendiri akan tidak memberlakukan sistem tersebut. Hal tersebut terkadang menjadikan masyarakat lebih memilih peminjaman secara online.

Baca juga : 3 Cara Menghitung Bunga Pinjaman Ala Bankers

Syarat Peminjaman

Perbandingan pinjaman online dengan offline selanjutnya adalah masalah syarat untuk dapat memperoleh pinjaman. Pada peminjaman yang melalui bank harus memiliki sebuah jaminan sebagai salah satu syarat pengajuan dan biasanya menggunakan sebuah dokumen berharga seperti sertifikat rumah atau tanah dan juga surat-surat kendaraan bermotor. Hal ini sendiri juga akan mempengaruhi jumlah nominal yang akan didapatkan, di mana bank dapat memberikan jumlah pinjaman yang besar yang sesuai dengan jaminan yang diberikan. Untuk peminjaman online sendiri biasanya tidak perlu memberikan sebuah jaminan, hanya perlu memberikan identitas lengkap yang didukung NPWP atau syarat lainnya. Hal ini sendiri tentu saja akan menyebabkan pinjaman yang dikeluarkan tidak terlalu besar dan memilliki batas untuk melakukan pinjaman.

Background Checking kepada Debitur / Peminjam Dana

Pada perbandingan pinjaman online yang berikutnya adalah tentang riwayat dari nasabah yang ingin meminjam dana, di mana ada perbedaan yang sangat mencolok dalam masalah ini. Untuk bank sendiri biasanya akan memeriksa semua riwayat nasabah dalam melakukan peminjaman dari berbagai instansi dan biasa disebut dengan Bank Pay Checking. Apabila nasabah memiliki masalah pembayaran di bank lain, maka bank yang sedang diajukan dapat menolak peminjaman. Hal ini sendiri tentu saja akan menjadi salah satu masalah yang dapat menghambat nasabah untuk melakukan pinjaman yang dibutuhkan. Untuk peminjaman yang dilakukan secara online sendiri biasanya tidak memeriksa riwayat dari nasabah, sehingga nasabah dapat mengajukan peminjaman yang dibutuhkan. Akan tetapi, pada peminjaman online sendiri biasanya akan diberikan pinjaman dengan nominal terkecil terlebih dahulu baru untuk para nasabah baru yang mengajukan pinjaman ini.

Waktu Cicilan Kredit

Perbandingan pinjaman online dengan offline selanjutnya adalah dari masalah waktu pembayaran yang diberikan kepada nasabah. Untuk pembayaran pada pinjaman melalui offline atau bank sendiri biasanya akan diberikan waktu pembayaran yang bertahap dan disesuaikan dengan kemampuan peminjam. Dalam hal ini sendiri tentu saja akan menjadi salah satu kelebihan yang akan diterima oleh masyarakat, terlebih pembayaran dapat disesuaikan dengan pendapatan nasabah tersebut. Untuk pinjaman online sendiri biasanya memiliki jangka waktu dimulai 6 minggu hingga 36 minggu dan dipengaruhi besar kecil pinjaman yang didapatkan, sehingga terkadang membuat nasabah harus mencari cara agar dapat melunasi tepat waktu.

Itu adalah beberapa perbandingan pinjaman online dengan pinjaman offline, di mana pada setiap peminjaman memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sangat disarankan bagi masyarakat yang ingin melakukan pinjaman agar meminjam sesuai kebutuhan agar tidak berat saat melakukan pembayaran. Bagi yang ingin mengajukan pinjaman melalui online dan offline lebih baik melihat syarat-syarat yang diberikan, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan dikemudian hari dan dapat melunasi tepat pada waktunya tanpa mendapatkan pinalti yang memberatkan.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *